Piala Sudirman, Milik Indonesia atau Hanya Sekedar Nama?

Piala Sudirman atau Sudirman Cup adalah kejuaraan dunia bulu tangkis beregu campuran. Kejuaraan tersebut telah diselenggarakan sebanyak 12 kali, di mana tahun ini menjadi penyelenggaraan ke 12. Indonesia telah berhasil 6 kali mencapai final, namun hanya sekali yang berbuah juara. Sisanya? Mampir ke tanah China ataupun Korea Selatan.

Dalam penyelenggaraan kali ini, Indonesia tergabung ke dalam satu grup dengan Malaysia dan Rusia. Pada pertandungan pertama menghadapi Rusia, Indonesia berhasil menang dengan skor 4-1. Sedangkan saat melawan Malaysia, Indonesia menang susah payah 3-2. Selanjutnya, Indonesia akan menghadapi Jepang di babak selanjutnya, lalu jika berhasil menang, maka Taiwan atau Denmark. Di atas kertas, Denmark akan mudah melaju ke semifinal, menunggu hasil Indonesia vs Jepang.

Peluang Indonesia dan Jepang sendiri 50-50. Hal tersebut dikarenakan tidak tampilnya beberapa pemain senior Indonesia dalam kejuaraan tersebut, seperti Sony Dwi Kuncoro yang notabene pemain tunggal putra nomor 1 Indonesia setelah Taufik Hidayat memilih mundur dari tim Indonesia. Lalu pasangan ganda putra terbaik Indonesia, yaitu Markis Kido-Hendra Setiawan juga absen, dan yang terakhir adalah Lilyana Natsir yang cedera. Meskipun begitu, line-up Indonesia menghadapi Jepang juga tidak dapat dianggap enteng oleh tim Jepang. Simon Santoso atau Hayom Rumbaka di tunggal putra, lalu Ada Firdasari di tunggal putri, Bona/Ahsan di ganda putra, Meliiana/Grace di ganda putri, serta Frans/Pia di ganda campuran.

Jadi, setelah 10 edisi tanpa gelar Piala Sudirman, apakah kali ini Indonesia dapat merebut kembali titel bergengsi tersebut mengingat lawan terberat, yaitu China baru akan dihadapi di final jika semuanya berjalan sesuai rencana. Setidaknya, Indonesia harus bisa melaju hingga ke partai final jika melihat lawan-lawan yang akan dihadapi. Mari kita berharap dan mendoakan yang terbaik untuk tim Piala Sudirman Indonesia, agar mampu membawa kembali piala yang dinamakan menurut legenda bulutangkis Indonesia tersebut ke tanah air. Sehingga nama ‘Sudirman’ tidak hanya menjadi nama untuk kejuaraan tersebut, namun juga menjadi milik Indonesia seutuhnya.

Thank You for reading,

KievaSone

[Kievas Raikkonen Cahyadi]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s